Minggu, 24 Maret 2013

Karena Jarak dan Waktu Tak Menjamin Hubungan Lebih Baik atau Tidak



Kamu memutuskan untuk tak lagi bersamaku ketika pada akhirnya pekerjaanmu dipindahtugaskan. Kamu menuduhku takkan mampu menjalin hubungan jarak jauh. Ahh… klise sekali. Padahal aku tau, kamu yang takkan mampu. Kamu lupa kalau dulu kamu pernah pada posisi yang sama, dan kehidupan cintamu harus berakhir pada istilah LDR (Long Distance Relationship) hanya karena mantan kekasihmu itu selingkuh ketika kamu jauh. Dan dengan gampangnya kamu menganggap aku akan sama dengan mantan kekasihmu itu.
  
Well… apa aku bisa protes? Ternyata tidak. Dan keputusan sepihakmu yang sangat menyebalkan itu harus bisa ku terima. Aku pun cukuplah tau siapa kamu sebenarnya, dan seberapa besar usahamu untuk mempertahankan hubungan ini.

Kenyataan pun berbicara selanjutnya. Tak sampai sebulan setelah kamu pindah ke kota itu, kamu sudah menjalin hubungan dengan seorang gadis. Maka terbuktilah siapa kamu, dan siapa aku sebenarnya. Karena kini, setahun tanpamu, aku menemukan pria lain dan berada pada posisi LDR. Dan hubungan kami jauh lebih indah daripada ketika aku bersamamu dulu.

Sabtu, 09 Maret 2013

Kepada Pecinta

Hold my hands, stop crying now
Everything will be ok
I'm here to be your shelter
Good or bad we're together 
There are times for ups and downs but we always pull thru
My life is perfect
Because I have you

^ Perfect – Ten 2 Five ^




Mencintai adalah menerima ketidaksempurnaan.
Mencintai adalah kepedulian tanpa henti.
Mencintai adalah memberi tanpa meminta.
Mencintai adalah ‘saling’.
Mencintai adalah tentang aku untuk kamu.

Senin, 18 Februari 2013

Hujan dan Cerita

" ... Aku selalu bahagia, saat hujan turun
karena hujan pernah menahan mu disini...
untukku... "

- UTOPIA. Hujan - 






Hujan...
bersamamu akan terangkai sepotong cerita
bersamamu akan tertulis sepenggal kisah
bersamamu ingatanku menuju padanya


Sabtu, 09 Februari 2013

Kadang Tak Perlu Kata, Tapi Rasa



Aku takkan pernah mengatakannya. Meski bagi beberapa orang tidaklah salah dan tidaklah sulit mengatakan apa yang kita rasakan. Tapi tidak bagiku. Bahkan bagiku itu semacam prinsip. Dan prinsip itu tidaklah berlebihan.

Biarkan rasa terus mengalir di hati dan pikiranku. Rasa terbaik dan terindah untukmu, akan selalu ada meski kamu tidak tahu, atau mungkin kamu tahu tapi berpura-pura tak tahu. Ah, apapun itu biarkan rasa ini selalu untukmu. Setidaknya untuk saat ini dan sampai batas waktu yang aku sendiri tak dapat menentukannya. Buatku, satu kata atau sebait kalimat takkan berarti apa-apa tanpa rasa yang tulus.

Selasa, 05 Februari 2013

Terkadang Bukan Tidak Mau Tapi Tidak Bisa Ataupun Sebaliknya

“Maaf, aku yang memulai tapi aku yang menghindar. Tapi hari ini, kita perlu bicara, dan menyelesaikan semuanya.” Katamu ketika akhirnya kita berkesempatan duduk berdua kembali.

Kamu, sahabat terbaik yang aku punya. Tapi kamu juga yang pada akhirnya merubah rasa sayang seorang sahabat menjadi cinta layaknya sepasang kekasih. Bukan cuma kamu yang merasakannya, tapi ku rasa aku juga.

Malam ini kita berbagi segalanya, banyak hal yang telah lama tak terbagi ketika kita sama-sama menghilang, mencoba memahami perasaan masing-masing.

Dan malam ini semua telah tersampaikan, tapi kita tetap berakhir pada hubungan persahabatan. Yaaa… aku dan kamu, kita, terlalu menjunjung tinggi prinsip masing-masing, untuk tidak akan bersama menjadi sepasang kekasih apapun yang terjadi. Tapi, kita juga sama-sama tahu pasti, alasan hubungan kita tak bisa berubah tidak hanya sebatas itu.